360 Lamaran Tak Jelas, GEMBALA GENI Desak Disnaker Gresik Bertanggung Jawab

Berbagi :

Gresik – Ketidakjelasan nasib ratusan lamaran kerja warga Gresik memicu reaksi keras dari Gerakan Membawa Lamaran Gresik Wani (GEMBALA GENI). Dalam audiensi bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gresik, GEMBALA GENI secara resmi mempertanyakan sekaligus menarik kembali sekitar 360 berkas lamaran kerja yang sejak Oktober hingga November 2025 dititipkan namun belum membuahkan hasil nyata.


Audiensi tersebut digelar di Kantor Disnaker Gresik, Rabu (28/01/2026), dan dihadiri sekitar 30 perwakilan GEMBALA GENI bersama Kepala Disnaker Gresik, Zainul Arifin, S.STP., MM.

Dalam forum tersebut, GEMBALA GENI mengungkap sejumlah persoalan krusial, mulai dari lamaran kerja ke PT Hailiang yang tak kunjung jelas tindak lanjutnya, hingga janji penempatan 22 calon tenaga kerja sejak September 2025 yang dinilai tidak pernah terealisasi. Kondisi ini dinilai mencederai kepercayaan publik terhadap mekanisme penyaluran tenaga kerja yang difasilitasi pemerintah daerah.

Tak hanya itu, GEMBALA GENI juga menuntut kejelasan implementasi MoU antara Disnaker dan perusahaan, pembukaan ruang komunikasi yang rutin, serta sikap tegas pemerintah daerah terhadap praktik diskriminasi rekrutmen tenaga kerja yang masih kerap dikeluhkan masyarakat.

Menanggapi desakan tersebut, Kepala Disnaker Gresik menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk pembenahan data lamaran kerja dan penguatan koordinasi dengan pihak perusahaan.

“Kami akan benahi data dan meningkatkan koordinasi agar penyerapan tenaga kerja, khususnya warga Gresik, bisa berjalan lebih optimal,” katanya.

Namun demikian, Ketua Genpatra, Ali Candi, menegaskan bahwa evaluasi semata tidak cukup tanpa adanya kepastian hasil bagi masyarakat.

“Ini bukan soal janji, tapi soal hak warga negara. Jika lamaran kerja masyarakat diabaikan atau hilang tanpa kejelasan, itu persoalan serius dan berpotensi masuk ranah hukum. Kami akan terus mengawal sampai ada kepastian,” tegasnya.

Audiensi berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian. Kapolsek Kebomas Kompol Gatot Setyo Budi, SH., MH., beserta jajaran turut hadir untuk memastikan jalannya audiensi berlangsung aman dan kondusif

Daftar Isi [Tutup]

    Lebih baru
    Lebih lama

    0 Komentar

    Posting Komentar

    Terima Kasih atas komentar anda. Yuk bagikan informasi ini kepada teman anda!

    pasang