MAKI Jatim Dukung Demo Isu Pungli Sekolah, Tapi Tidak untuk Isu Politik

Berbagi :

Bangkitpos.com – Surabaya,  - Menjelang aksi 3 September, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jatim menyatakan sikap. Mereka mendukung demo yang menyoroti dugaan pungli di sekolah, namun menolak jika demo ditunggangi politik.


Ketua MAKI Jatim, Heru Satriyo, menegaskan lembaganya konsisten memperjuangkan pendidikan bersih. “Kalau aksi itu murni soal pungli sekolah, kami mendukung. Itu bentuk kontrol publik,” ujarnya.

Namun Heru mengingatkan, aksi yang berujung pada tuntutan menjatuhkan kepala daerah tidak sejalan dengan semangat demokrasi. “Demo boleh, tapi jangan dipakai untuk kepentingan politik tertentu,” katanya.

Ketua Forum Komunikasi Komite SMA/SMK (FKKS) Jatim, Kunjung Wahyudi, menilai isu pungli memang harus dituntaskan. Meski begitu, ia menolak narasi negatif yang dibangun secara berlebihan.

“Pendidikan tanggung jawab bersama. Kalau ada masalah, mari dibenahi, bukan dijadikan alat provokasi,” ucap Kunjung.

Ia juga mengingatkan putusan MK No 3/PUU-XXII/2024 yang menegaskan kewajiban pemerintah menjamin pendidikan dasar. Meski demikian, partisipasi orang tua tetap dibutuhkan.

Sementara itu, akademisi Dr. Basa Alim Tualeka menegaskan pendidikan tidak boleh jadi alat politik. “Ini kebutuhan fundamental. Isu pungli harus dibereskan, tapi jangan dicampur aduk dengan agenda kekuasaan,” ujarnya.

Tokoh Madura, Mat Mochtar, menambahkan, masyarakat Jatim harus tetap tenang. “Jangan mau diprovokasi. Jaga harmoni agar pembangunan tidak terganggu,” tuturnya.

Dalam pernyataan resmi, MAKI Jatim menyampaikan lima sikap. Pertama, mendukung pengawasan ketat terhadap pungli sekolah. Kedua, mendorong transparansi penggunaan dana pendidikan.

Ketiga, menolak demonstrasi politik yang ingin menjatuhkan gubernur. Keempat, mendukung aspirasi rakyat kecil soal pendidikan dan harga kebutuhan pokok.

Kelima, menyerukan persatuan dan menolak isu SARA. “Kami berdiri untuk rakyat. Demo itu hak, tapi harus solutif, bukan merusak,” tegas Heru Satriya.

Daftar Isi [Tutup]

    Lebih baru
    Lebih lama

    0 Komentar

    Posting Komentar

    Terima Kasih atas komentar anda. Yuk bagikan informasi ini kepada teman anda!