WAKAF HASIL TIPU DAYA KORUPTOR? Advokat Muslim Bongkar Skenario 'Adu Domba' NU-LDII oleh PT Kejayan Mas di Tambak Oso!

Berbagi :
SURABAYA, Bangkitpos.com – Sebuah skandal besar diduga tengah menyelimuti rencana peletakan batu pertama Gedung Diklat PCNU Surabaya di Tambak Oso, Sidoarjo, hari ini, Jumat (2/1/2026). Pusat Bantuan Hukum (PBH) Advokat Muslim membongkar indikasi kuat bahwa institusi Nahdlatul Ulama (NU) sedang "dijebak" oleh PT Kejayan Mas—sebuah entitas yang petingginya baru saja divonis sebagai terpidana korupsi—untuk mengamankan lahan sengketa melalui tameng organisasi keagamaan.
Modus yang digunakan adalah menyerahkan "Surat Pernyataan Wakaf" seluas 4.000 m² di bawah tangan. Namun, PBH Advokat Muslim mensinyalir ini hanyalah strategi "adu domba" yang licik untuk membenturkan massa NU dengan pemilik lahan asli yang kerap dikaitkan dengan LDII. Strategi ini dinilai sebagai upaya jahat PT Kejayan Mas untuk mencuci rekam jejak mereka yang hitam di mata hukum.

Pimpinan PBH Advokat Muslim, H. Mansur, SH., MH., C.Md., menegaskan bahwa klaim wakaf tersebut adalah bentuk pelecehan terhadap institusi NU. 

“PT Kejayan Mas melalui komisarisnya, Muhchin Karli, telah dinyatakan terbukti melakukan korupsi secara bersama-sama dalam pengadaan tanah PTPN XI. Sebagai koruptor yang diwajibkan membayar uang pengganti miliaran rupiah kepada negara, sangat tidak etis dan melawan hukum jika mereka berlagak mewakafkan tanah yang status kepemilikannya pun masih disengketakan secara aktif,” tegas Mansur, Jumat (2/1/2026).

Secara kronologis, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Surabaya pada Februari 2025 telah menjatuhkan vonis berat kepada pihak PT Kejayan Mas dan memerintahkan penyitaan serta lelang aset untuk menutupi kerugian negara. PBH Advokat Muslim mencium adanya upaya "penumpang gelap" dari kalangan koruptor ini untuk menggunakan jubah besar organisasi NU guna melindungi diri dan mencari dukungan massa di atas lahan yang bukan merupakan hak sah mereka.

Mansur, advokat senior kelahiran Sumenep Madura yang juga Ketua PERADAN Kota Malang-Batu ini, memperingatkan PCNU Surabaya agar segera menarik diri. 

“Jangan biarkan marwah kiai dan santri dinodai oleh pemberian dari tangan koruptor. Jika peletakan batu pertama dipaksakan hari ini, NU secara tidak langsung diperalat untuk melegitimasi penguasaan lahan ilegal. Risiko pidana Pasal 167 dan 385 KUHP tentang penyerobotan lahan sudah menanti di depan mata,” ujarnya dengan nada menekan.

Berdasarkan analisis akademik PBH, surat pernyataan wakaf tersebut adalah "kertas kosong" yang tidak bernilai secara yuridis. Sesuai UU No. 41 Tahun 2004, wakaf wajib dilakukan oleh pemilik sah melalui Akta Ikrar Wakaf (AIW) di hadapan PPAIW, dan objek sengketa dilarang keras untuk diwakafkan. 

“Status kepemilikan PT Kejayan Mas atas tanah Tambak Oso ini bermasalah secara materiil dan sedang digugat. Jadi, wakaf ini adalah tindakan melawan hukum dan batal demi hukum!” seru Mansur.
Sebagai pemerhati hukum dan pejuang keadilan umat, Advokat Muslim menyayangkan adanya informasi rencana pengerahan massa untuk mengawal kegiatan fisik hari ini. Mansur menilai, menggerakkan massa untuk menduduki lahan sengketa adalah tindakan provokatif yang sengaja dirancang oleh PT Kejayan Mas demi memicu benturan horizontal. 

“Hukum harus menjadi panglima, bukan kekuatan massa yang dimobilisasi untuk membela kepentingan koruptor,” tambahnya.

“Advokat Muslim bukan kuasa hukum pemilik lahan, kami adalah pejuang keadilan hukum bagi umat yang terzalimi. Kami tidak ingin NU dijadikan alat oleh koruptor PT Kejayan Mas untuk melawan supremasi hukum. Menyerahkan lahan sengketa sebagai wakaf kepada NU adalah upaya licik untuk mencuci dosa korupsi mereka dengan meminjam tangan ulama,” tegas putra Madura tersebut.

Urgensi Kehadiran Negara

Mansur mendesak agar negara hadir melalui aparat kepolisian untuk melakukan sterilisasi area sebelum benturan fisik terjadi. Menurutnya, pembiaran terhadap aksi pendudukan lahan sengketa oleh pihak yang terafiliasi dengan terpidana korupsi akan merusak indeks kepastian hukum. 

“Negara tidak boleh membiarkan ormas apa un dijadikan perisai oleh mafia tanah dan koruptor. Jika aparat membiarkan seremonial ini berlangsung, maka publik akan bertanya-tanya, siapa yang berdiri di belakang koruptor PT Kejayan Mas?” cecarnya.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa pembangunan di atas tanah yang statusnya Ghashab (diambil tanpa hak) tidak akan membawa keberkahan. Mansur menekankan bahwa tujuan mulia pembangunan pusat pendidikan tidak boleh diawali dengan cara-cara yang zalim. 

“Pusat pendidikan itu tempat mencetak kader ulama, tidak boleh fondasinya berdiri di atas rekayasa hukum pihak terpidana korupsi. Secara moral dan spiritual, ini adalah penghinaan bagi jam'iyyah NU,” ulasnya secara mendalam.

Ancaman Pidana Personal

Sebagai langkah tegas, PBH Advokat Muslim mengingatkan bahwa tanggung jawab pidana bersifat individual. Siapa pun yang menandatangani undangan, menggerakkan massa, atau melakukan tindakan fisik di lapangan dapat dijerat dengan Pasal 55 dan 56 KUHP. 

“Jabatan di organisasi tidak memberikan imunitas hukum. Kami pastikan oknum yang memaksakan kehendak hari ini akan kami laporkan ke Satgas Anti Mafia Tanah Mabes Polri sebagai pihak yang membantu koruptor melakukan penguasaan lahan secara ilegal,” pungkas Mansur.

PBH Advokat Muslim mendesak Kapolda Jawa Timur dan Kapolresta Sidoarjo untuk segera mengambil tindakan tegas berupa Diskresi Kepolisian guna membatalkan acara hari ini. Negara tidak boleh membiarkan seremonial keagamaan digunakan sebagai modus operandi oleh pihak PT Kejayan Mas untuk mengalihkan perhatian dari status mereka sebagai terpidana korupsi.
Di akhir pernyataannya, H. Mansur mengeluarkan maklumat keras. 

“Ingat, siapa yang bermain api di Tambak Oso akan berhadapan dengan hukum. Kami berdiri tegak untuk memastikan tidak ada lagi praktik haram mafia tanah dan koruptor di bumi pertiwi. Jika hari ini peletakan batu pertama tetap nekat dilakukan, maka kami pastikan laporan pidana akan segera menyusul bagi siapa pun yang terlibat, tanpa pandang bulu,” tutupnya.

Daftar Isi [Tutup]

    Lebih baru
    Lebih lama

    34 Komentar

    1. NU dan LDII harap bersatu jangan mau di adu domba oleh mafia koruptor oligarki

      BalasHapus
      Balasan
      1. Betul. Jangan sampai Marwah NU dan LDII rusak karena ulah MAFIA dan KORUPTOR.

        Hapus
    2. Mafia tanah & koruptor harus dilenyapkan dari bumi pertiwi

      BalasHapus
    3. LDII bolone NU jgn mau di adu domba oleh para mafia tanah

      BalasHapus
    4. Sesama muslim adalah saudara. Jangan mau di pecah belah oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Kita adalah Bhinika tunggal ika.

      BalasHapus
    5. bersatu kita teguh bercerai kita runtuh, LDII - NU jangan sampai diobok obok oleh oknum oknum yg tidak bertanggung jawab

      BalasHapus
      Balasan
      1. Cari itu dalang mafia tanah habisin aja dr muka bumi ini lenyapkan itu dh jelas biang kerok semua ini ......kami siap jadi pasukan gelap tuk menasmi mafia tanah bravo BP.

        Hapus
    6. Brantas mafia tanah, kasih hukum seberat berat nya..
      agar kedepan nya, tidak ada lagi mafia tanah, karna mau jadi mafia tanah harus mikir 2 kali

      BalasHapus
    7. Track Recordnya sudah jelas. Apakah masih bisa dipercaya ?

      BalasHapus
    8. Wahai umat Islam dimana saja berada dan kapanpun dibutuhkan untuk membantu yang didolimi berangkatlah dan bermartabatlah sesuai aturan agama.politik adu domba sangat bahaya bagi umat apapun hindarilah adu domba.

      BalasHapus
    9. Ldii dan nu ormas keagamaan yakin dan pasti saling mendukung dan saling tolong menolong

      BalasHapus
    10. Dalam mencari suatu masalah dan penyebab masalah itu di awali dari akarnya.jangan mau di obok obok oleh mereka yang tidak bertanggung jawab.

      BalasHapus
    11. Alhamdulillah bisa dibongkar Allah menolong orang2 NU dan LDII dari kejahatan orang2 yg ingin adu domba yg ingin negeri ini tidak aman tdk kondusif, memang hasil korupsi umumnya digunakan untuk hal yg jagat main perempuan main politik kotor semoga Allah melindungi qt

      BalasHapus
    12. NU dan LDII ormas keagamaan yg sama-sama memiliki massa besar. Janganlah mau dibenturkan oleh mafia tanah. Praktek adu domba sdh biasa dilakukan mafia tanah. Mohon bisa berfikir kritis untuk kemaslahatan umat.

      BalasHapus
    13. Semoga negara bisa menyaring mana yang putih mana yang hitam

      BalasHapus
    14. LDII bolone NU.
      NU jangan mau di adu domba oknum koruptor !!

      BalasHapus
    15. LDII ya NU...
      NU ya LDII...
      Kami bersaudara..
      Jgn bercerai berai...
      #Berantas Mafia Tanah

      BalasHapus
    16. NU saudara tua LDII

      BalasHapus
      Balasan
      1. Nahdliyyin iku dulur tuone LDII.. Cacak ne reek.. Klu adik e kliru yo di ilingno se.. La nek nek cacakne kliru yo dijak ngopi bareng se.. Wes gk zamane kakang adi gk berbudaya...sakmestine cacak iku wes peka SBP luwih tuo rek... Salam seduluran sak lawase.. Bravo NU LN LDII

        Hapus
    17. Nu
      & ldii dulor lanang pagar nusa dan persinas asad dulor lanang yg jahat itu mafia tanah jangan coba2 mau pisahkan seduluran kami

      BalasHapus
    18. Sing diadu podo ngerti ne
      Sing ngadu kecelek
      Yang diadu ternyata orang yang memiliki ilmu dan adab , tata krama

      BalasHapus
    19. CAK JI.....NIKI PYE CRITANE

      BalasHapus
    20. Jaga marwah saudara islam
      bersama kita lawan sindikat koruptor
      untuk menjaga masa depan generasi bangsa yang islami, religius serta mengedepakan cita-cita luhur berbangsa, bernegara, dengan landasan islam menjadi karakter generasi penerus

      semoga ini menjadi tolak ukur, bahwa agama tidak bisa di pecah belah antara umat muslim di indonesia.

      barokah, berkembang, serta berhasil untuk umat muslim di indonesia

      BalasHapus
    21. PT. Kejayan telah kehabisan cara untuk tindakan busuknya, merampas tanah, mulai dari pengerahan masa dari ormas, preman maupun anggota pesilat, dan sekarang berusaha membenturkan NU dengan LDII, alhamdulillah kemarin tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan, kami yakin dari NU sudah tau dan faham, mana kebenaran..
      Brantas mafia tanah, musuh rakyat..

      BalasHapus
    22. Jangan mengusik singa yg lagi tidur wahai para koruptor mafia tanah... anda salah pilih lawan

      BalasHapus
    23. Semoga Allah melindungi tanah sabililah LDII

      BalasHapus
    24. berikan 1000 orang tua maka akan ku jaga tanah Sabilillah
      Dan berikan 10 pemuda maka usut tuntas mafia tanah
      "Ldii bolene NU" jare habib syehh.

      BalasHapus
    25. Alhamdulillah lancar aman barokah

      BalasHapus
    26. Musnahkan mafia mafia tanah di bumi Pertiwi, mereka selalu berbuat kerusakan dan ke zhaliman.

      BalasHapus
    27. LDII sudah baik sama NU.. Kok mau di adu domba...

      BalasHapus
    28. Kyai NU jg harus mengingatkan oknum2 nya jgn sampai merusak nama baik NU, menerima sedekah, wakaf dan lain sbgnya. dari yg haram hukumnya jg haram, saya kira ini urusan akan panjang dan NU ormas tersohor ga baik kalau nama baiknya terseret akibat ulah oknum2 yg tidak bertanggung jawab.

      BalasHapus

    Posting Komentar

    Terima Kasih atas komentar anda. Yuk bagikan informasi ini kepada teman anda!

    pasang