'Jangan Sampai Diam-Diam Kasus Hermansyah tak Ditangani'

SHARE:

Empat pelaku penusukan terhadap ahli telematika dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Hermansyah, yakni Edwin Hitipeuw, Lauren Paliyama, Erick Birahy dan Richard Patipelu dihadirkan saat jumpa pers pengungkapan kasus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/7/2017)
BANGKITPOS.COM, JAKARTA - Pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar menyebutkan, jangan sampai diam-diam kasus pembacokan ahli IT, Hermansyah tidak ditangani. Masyarakat pun harus mengawal kasus tersebut agar tidak terjadi salah tangkap.

"Jangan sampai diam-diam kasus tidak ditangani dengan harapan masyarakat lupa. Ini sama dengan tidak menghargai hak-hak korban," ungkap Bambang kepada Republika.co.id, Senin (9/10/2017).

Bambang mengatakan, setiap penolakan berkas dari polisi tentu ada arahan dari kejaksaan. Menurut dia, hal itu penting agar polisi dapat melanjutkan kasus yang sudah dinyatakan sebagai tindak pidana.

"Jika polisi tidak bisa melengkapi alat bukti yang diarahkan jaksa, maka polisi harus menyatakan pemberhentian penyidikan atau SP3 sehingga jelas proses penegakkan hukum tersebut," terang Bambang.

Ia pun mengatakan, masyarakat harus terus mengawal kasus itu. Jangan sampai, lanjut dia, terjadi salah tangkap atau menuduh tindak pidananya. Dengan dikembalikannya berkas kasus tersebut oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta kepada polisi, Bambang menduga ada alat bukti yg mungkin belum pas atau benar.

Kejati DKI Jakarta sebelumnya telah mengembalikan berkas acara pemeriksaan (BAP) lima tersangka pembacokan terhadap pakar IT Hermansyah dari penyidik Polda Metro Jaya. Kasipenkum Kejati DKI Jakarta Nirwan Nawawi mengatakan, BAP Laurens Paliyaman, Edwin Hitipeuw, Erik, Richard, dan Domingus ditolak karena dinyatakan belum lengkap.

Kasubdit Jatanras Direktorar Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Handy Kurniawan mengatakan, pihaknya siap melengkapi berkas yang diminta Kejati DKI Jakarta. "Pekan ini sudah bisa dikirim kembali," kata Handy saat dihubungi Republika.co.id, Sabtu (7/10/2017). [rol]

COMMENTS

Nama

Berita,1041,Budaya,39,Daerah,58,Ekonomi,305,Hukum,205,Internasional,86,Kesehatan,18,Nasional,721,Opini,335,Pakar,276,Pembaca,5,Pendidikan,35,Politik,289,Redaksi,9,Redaktur,1,Sosial,79,Teknologi,29,Tokoh,74,Video,18,
ltr
item
Bangkit Pos: 'Jangan Sampai Diam-Diam Kasus Hermansyah tak Ditangani'
'Jangan Sampai Diam-Diam Kasus Hermansyah tak Ditangani'
https://4.bp.blogspot.com/-eVvEaDqaRXI/WdwlLeJhn_I/AAAAAAAACcw/SJJ9p93G0VgxxYwBFW7whBID9LIk-R6sgCLcBGAs/s640/empat-pelaku-penusukan-terhadap-ahli-telematika-dari-institut-teknologi-_170713171435-947.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-eVvEaDqaRXI/WdwlLeJhn_I/AAAAAAAACcw/SJJ9p93G0VgxxYwBFW7whBID9LIk-R6sgCLcBGAs/s72-c/empat-pelaku-penusukan-terhadap-ahli-telematika-dari-institut-teknologi-_170713171435-947.jpg
Bangkit Pos
http://www.bangkitpos.com/2017/10/jangan-sampai-diam-diam-kasus.html
http://www.bangkitpos.com/
http://www.bangkitpos.com/
http://www.bangkitpos.com/2017/10/jangan-sampai-diam-diam-kasus.html
true
7145129698342027077
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy