HTI Ajukan Gugatan ke PTUN

SHARE:

Muhammad Ismail Yusanto
BANGKITPOS.COM, JAKARTA - Perkumpulan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), melalui kuasa hukumnya Prof Dr Yusril Ihza Mahendra mendaftarkan gugatan kepada PTUN Jakarta Pusat pada Jumat, 13 Oktober 2017. Gugatan dilakukan terkait keputusan pemerintah yang telah mencabut status BHP HTI pada 19 Juli 2017 lalu.

"Dalam gugatannya, pada intinya memohon kepada pengadilan untuk membatalkan putusan pencabutan tersebut atas beberapa pertimbangan," kata Jubir HTI, Ismail Yusanto dalam keterangannya, Jakarta (13/10/2017).

Pertimbangan pertama, jelas Ismail, adalah keputusan tersebut tidak memenuhi asas-asas tata laksana pemerintahan yang baik diantaranya kecermatan. Putusan itu melanggar UU dan peraturan yg lain, diantaranya tentang hak untuk menyampaikan pendapat dan hak untuk didengar dan diperlakukan sama di muka hukum. Selain itu juga, tidak memenuhi asas keterbukaan.

"HTI tidak diberitahukan apa kesalahan dan dasar untuk keputusan itu, dan adanya kesewenang-wenangan dari pemerintah, pemberian sanksi tanpa dasar hukum," ungkapnya.

Kedua, katanya lagi, putusan itu bertentangan dengan prinsip negara hukum, bahwa siapa saja yang dituduh mestilah mendapat kesempatan untuk membela diri. Dalam putusan itu, pemerintah tidak pernah memberi kesempatan kepada HTI untuk mengklarifikasi tuduhan pemerintah.

"Pemerintahlah yang menuduh dan langsung mengambil kesimpulan dan memberi sanksi kepada HTI. Hingga hari ini HTI tidak mengetahui apa yang dipersalahkan, karena memang juga tidak ada pengadilan,"
beber Ismail.

Padahal, sambung Ismail, selama ini HTI dalam melakukan kegiatan selalu sesuai dengan koridor hukum dan prosedur. Tidak pernah ada surat teguran atau peringatan yang diterima HTI dari pemerintah atau aparat keamanan, baik di Pusat maupun Daerah atas kegiatan tersebut. Artinya, imbuh Ismail, HTI tidak pernah dinilai melanggar hukum.

Terkait pengajuan gugatan, Ismail menjelaskan, bahwa diharapkan dalam waktu sekitar dua pekan ada panggilan untuk proses lebih lanjut atas gugatan tersebut.

"HTI optimis bakal memenangkan gugatan karena putusan pemerintah tersebut sangat sewenang-wenang," katanya.

Disamping memohon pembatalan putusan pencabutan, terang Ismail, kuasa hukum juga memohon penundaan putusan pencabutan status BHP hingga didapat putusan yang berkekuatan hukum tetap.

"Bila permohonan ini dipenuhi, maka status hukum HTI pulih kembali hingga didapat putusan lain," pungkasnya. [vi]

COMMENTS

Nama

Berita,1041,Budaya,39,Daerah,58,Ekonomi,305,Hukum,205,Internasional,86,Kesehatan,18,Nasional,721,Opini,335,Pakar,276,Pembaca,5,Pendidikan,35,Politik,289,Redaksi,9,Redaktur,1,Sosial,79,Teknologi,29,Tokoh,74,Video,18,
ltr
item
Bangkit Pos: HTI Ajukan Gugatan ke PTUN
HTI Ajukan Gugatan ke PTUN
https://2.bp.blogspot.com/-kQ1ybKRLNXE/WeU1p1i1wEI/AAAAAAAACmU/ef6OoUaN9m8pJS4W1HMFPkScJ0g0Wx8HgCLcBGAs/s640/timthumb.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-kQ1ybKRLNXE/WeU1p1i1wEI/AAAAAAAACmU/ef6OoUaN9m8pJS4W1HMFPkScJ0g0Wx8HgCLcBGAs/s72-c/timthumb.jpg
Bangkit Pos
http://www.bangkitpos.com/2017/10/hti-ajukan-gugatan-ke-ptun.html
http://www.bangkitpos.com/
http://www.bangkitpos.com/
http://www.bangkitpos.com/2017/10/hti-ajukan-gugatan-ke-ptun.html
true
7145129698342027077
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy