Pengungsi Rohingya: Satu Kamar Ini Saja Kampung Saya

SHARE:

Ilustrasi
BANGKITPOS.COM, JAKARTA - Pengungsi Rohingya yang ada di Indonesua, merayakan Idul Adha sambil mendoakan saudara mereka yang masih tidak bisa berbuat apa-apa di Rohingya, Myanmar. Selama tujuh tahun, para pengungsi Rohingya itu berada di Indonesia tanpa identitas kewarganegaraan yang jelas.

Kampung halaman menjadi sebuah kata yang bermakna asing. Salah seorang pengungsi Rohingya yang tinggal di Jalan Karet Pedurenan, Jakarta Selatan, Kamrullah mengaku telah lama tidak memiliki kampung halaman.

"Saya shalat di dekat tempat pengungsian kami saja. Kami tidak punya kampung halaman, hanya satu kamar ini saja kampung saya," ujar dia sebagaimana dikutip dalam Republika.co.id, via telepon, Jumat (1/9) malam.

Bagi Kamrullah, tradisi yang ada di Indonesia maupun Rohingya pada saat Idul Adha, hampir sama. Setiap pagi shalat berjamaah, lalu memotong hewan kurban. Hanya saja, di Indonesia warga menyerahkan hewan kurban mereka ke pihak masjid, sementara di Rohingya kurban dilakukan di rumah masing-masing.

"Bedanya dulu kita potong kurban di rumah lalu daging dibagi jadi tiga bagian, pertama untuk kita, kedua untuk fakir miskin, dan ketiga untuk masjid. Tapi di Indonesia berbeda ya, semua diberikan ke masjid dan dibagikan oleh masjid," papar dia.

Dia melanjutkan, di Rohingya, daging kurban yang didapatkan akan diolah menjadi kari serta dinikmati dengan roti yang berasal dari tepung beras. Sementara, di Indonesia tradisi bakar sate ketika Idul Adha dirasakan memang berbeda sekali dengan di Rohingya.

Kamrullah pun tidak ikut merayakan dengan bakar sate, karena merasa tidak potong kurban dan ada yang lebih membutuhkan lagi dari dia dan keluarganya. "Sejak keluar dari Rohingya, saya sudah tidak pernah berkurban lagi. Kalaupun suatu saat saya berkesempatan berkurban lagi, saya mau daging saya diberikan ke warga Rohingya saja," jelas dia.

Ia merasakan betul, bagaimana kesulitannya warga Rohingya dalam mendapatkan makanan sehari-hari. Kamrullah berharap seluruh dunia harus paham betul akar masalah step by step genosida yang dilakukan pemerintah Myanmar, agar warga bisa hidup tenang dan bisa mendapatkan hak-haknya sebagai seorang manusia. [rol]

COMMENTS

Nama

Berita,1041,Budaya,39,Daerah,58,Ekonomi,305,Hukum,205,Internasional,86,Kesehatan,18,Nasional,721,Opini,335,Pakar,276,Pembaca,5,Pendidikan,35,Politik,289,Redaksi,9,Redaktur,1,Sosial,79,Teknologi,29,Tokoh,74,Video,18,
ltr
item
Bangkit Pos: Pengungsi Rohingya: Satu Kamar Ini Saja Kampung Saya
Pengungsi Rohingya: Satu Kamar Ini Saja Kampung Saya
https://2.bp.blogspot.com/-Q3AprqfDYVA/WatEkfnsWuI/AAAAAAAABO8/LJ_BBxaVBo0-O2_naOm89BsVpj0ypgCBwCLcBGAs/s640/pengungsi-rohingya-menangis-usai-salat-idul-fitri-di-penampungan-_150717233551-769.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-Q3AprqfDYVA/WatEkfnsWuI/AAAAAAAABO8/LJ_BBxaVBo0-O2_naOm89BsVpj0ypgCBwCLcBGAs/s72-c/pengungsi-rohingya-menangis-usai-salat-idul-fitri-di-penampungan-_150717233551-769.jpg
Bangkit Pos
http://www.bangkitpos.com/2017/09/pengungsi-rohingya-satu-kamar-ini-saja.html
http://www.bangkitpos.com/
http://www.bangkitpos.com/
http://www.bangkitpos.com/2017/09/pengungsi-rohingya-satu-kamar-ini-saja.html
true
7145129698342027077
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy