Pengamat: Wacana Pembubaran KPK dan Komnas HAM Bentuk Kekecewaan Rakyat

SHARE:

Muchtar Effendi Harahap
BANGKITPOS.COM, JAKARTA - Pengamat politik Muchtar Effendi Harahap menilai wacana pembubaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) didasari atas kekecewaan masyarakat atas kinera keduanya.

“Wacana pembubaran KPK dan Komnas HAM ini merupakan reaksi negatif bertahun-tahun terhadap kedua lembaga ini, ” kata Muchtar, Rabu (5/7/2017).

Hal itu, menurut Muchtar, tak lain karena keduanya kerap bertindak diskriminatif dan tidak sesuai dengan cita-cita pembentukan lembaga tersebut.

Kata dia, publik menilai bahwa lembaga-lembaga ini bertindak diskriminatif dan tidak sesuai dengan cita-cita pembentukan lembaga tersebut.

“Sejumlah tokoh Islam dituduhkan telah melakukan tindak pidana korupsi. Terakhir, KPK melalui Jaksa Penuntut Umum  menyebutkan bahwa Amien Rais menerima dana korupsi melalui rekening banknya, ” paparnya.

“Sementara itu, umat Islam melihat, tokoh-tokoh non-Islam yang terlibat kasus BLBI, pembelian tanah RS Sumber Waras, reklamasi Teluk Jakarta, pembelian tanah sendiri Pemprov melibatkan Gubernur Ahok, dan lain-lain tidak ditangani tuntas hingga diadili di pengadilan, ” tambah Muchtar.

Menurutnya, persepsi negatif umat Islam ini juga berlaku pada kaum intelektual dan kelas menengah lain. Bahkan, telah muncul opini publik bahwa KPK sudah sebagai alat rezim kekuasaan, tidak independen dan netral terhadap Rezim.

“Opini ini semakin meningkat Indonesia di bawah Rezim Jokowi, ” tegas peneliti senior Network for South East Asian Studies (NSEAS) ini.

Setali tiga uang dengan KPK, Dia menyebut Komnas HAM juga cenderung mendapat nilai negatif di mata publik.  “Lembaga ini sangat kurang memperhatikan pelanggaran HAM terhadap umat Islam, misalnya penembakan mati umat Islam yang dituduh sepihak oleh Polri sebagai Teroris, ” tandasnya.

Mulanya, wacana pembubaran dua lembaga nonstruktural di Indonesia itu diembuskan oleh Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. Menurutnya, keberadaan KPK dan Komnas HAM sudah tidak sesuai dengan keadaan Indonesia saat ini.

KPK dan Komnas HAM rawan bentrok dengan institusi lain yang berada di pemerintahan. Selain itu, kehadiran dua komisi tersebut juga dinilai sebagai pemborosan keuangan negara. [kri]

COMMENTS

Nama

Berita,1041,Budaya,39,Daerah,58,Ekonomi,305,Hukum,205,Internasional,86,Kesehatan,18,Nasional,721,Opini,335,Pakar,276,Pembaca,5,Pendidikan,35,Politik,289,Redaksi,9,Redaktur,1,Sosial,79,Teknologi,29,Tokoh,74,Video,18,
ltr
item
Bangkit Pos: Pengamat: Wacana Pembubaran KPK dan Komnas HAM Bentuk Kekecewaan Rakyat
Pengamat: Wacana Pembubaran KPK dan Komnas HAM Bentuk Kekecewaan Rakyat
https://4.bp.blogspot.com/-v0uooqVsFsk/WVz6qGCS56I/AAAAAAAAAj4/n5uUAH7KMoEQvlo8zIb0gVAhpW8UXZCgQCLcBGAs/s640/Muchtar%2Beffendi%252C%2Bkabarnasional.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-v0uooqVsFsk/WVz6qGCS56I/AAAAAAAAAj4/n5uUAH7KMoEQvlo8zIb0gVAhpW8UXZCgQCLcBGAs/s72-c/Muchtar%2Beffendi%252C%2Bkabarnasional.jpg
Bangkit Pos
http://www.bangkitpos.com/2017/07/pengamat-wacana-pembubaran-kpk-dan.html
http://www.bangkitpos.com/
http://www.bangkitpos.com/
http://www.bangkitpos.com/2017/07/pengamat-wacana-pembubaran-kpk-dan.html
true
7145129698342027077
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy